Inovasi Kreatif Siswa MIN 1 Pasaman Barat: Robot Kasur “Anti Telat Bangun Sahur”
itulah nama robot yang dibuat oleh siswa siswi MIN 1 Pasaman Barat
Dunia robotika di lingkungan madrasah kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui tangan kreatif siswa MIN 1 Pasaman Barat. Rinandi Hidayat dan Azhiya Humayra berhasil menciptakan sebuah inovasi unik yang diberi nama Robot Kasur Anti Telat Bangun Sahur. Proyek yang dikerjakan selama satu minggu ini menggunakan struktur karton jerami yang dirancang sedemikian rupa untuk membantu umat Muslim agar tidak melewatkan waktu sahur dengan cara yang menyenangkan sekaligus efektif.
Robot canggih ini dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 dan dilengkapi dengan layar OLED serta sistem suara dari DF Player yang memungkinkan robot untuk berinteraksi secara verbal. Keunikan utama dari alat ini terletak pada sistem alarmnya yang memiliki tiga tingkatan “paksaan”. Mulai dari alarm level satu yang berupa suara peringatan biasa, hingga level yang lebih ekstrem untuk memastikan targetnya benar-benar terjaga dari tidur nyenyaknya.
Jika alarm suara tidak berhasil membangunkan, robot akan mengaktifkan alarm level dua, yaitu sistem cuci muka otomatis yang menyemprotkan air menggunakan pompa mini. Menariknya, para siswa telah memikirkan detail dengan menyarankan penggunaan selimut plastik agar tempat tidur tetap kering saat proses penyemprotan air berlangsung. Inovasi ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada aspek fungsionalitas di dunia nyata.
Puncak dari kecanggihan robot ini adalah alarm level tiga atau “Alarm Jungkir Balik”. Jika pengguna masih saja membandel, sistem mekanik yang digerakkan oleh motor servo akan mengaktifkan pengungkit kasur yang secara fisik memaksa pengguna untuk bangun dari tempat tidurnya. Dengan bantuan sensor dan pemrograman yang presisi, robot ini menjadi solusi “kejam” namun efektif bagi mereka yang sulit bangun di dini hari
Melalui karya ini, Rinandi dan Azhiya membuktikan bahwa keterbatasan bahan seperti karton tidak menghalangi terciptanya teknologi yang bermanfaat. Keberhasilan mereka dalam memadukan sensor, motor, dan pemrograman menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MIN 1 Pasaman Barat untuk terus berinovasi di bidang teknologi dan robotika demi kemajuan pendidikan madrasah